Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

RINGKASAN: AN-NA'IM (Biografi dan Pemikiran)

AN-NA’IM
A.Biografi Abdullah Ahmad An-Na’im adalah pemikir Muslim terkemuka dari Sudan. Dikenal luas sebagai pakar Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM), dalam perspektif lintas budaya. Penelitiannya mencakup isu-isu ketatanegaraan di negeri-negeri Islam dan Afrika, di samping isu-isu tentang Islam dan Politik. Dia juga menekuni riset-riset lain yang difokuskan pada advokasi strategi reformasi melalui tranformasi budaya internal. Saat ini An-Na-im bekerja sebagai professor Charles Howard Candler di bidang Hukum di Emory Law School, Atlanta, Amerika Serikat. Tentang data-data yang lainnya masih belum kami dapatkan, jadi hanya ini sekelumit biografi tentang An-Na’im yang bisa kami tulis dalam paper ini.
B.Karya dan Pemikiran Disini sedikit kami akan membahas tentang beberapa karya dan pemikirannya. Diantara karya-karyanya adalah : Towards an Islamic Reformation (1990) Islam dan Negara Sekuler: Menegosiasikan Masa Depan Syari’ah (2007)

Makalah Ilmu Al-Qur'an: Asbabun Nuzul

BAB II Pembahasan
A.Pengertian Asbabun Nuzul Ungkapan Asbabun Nuzul merupakan bentuk Idofah dari kata Asbab dan Nuzul. Namun secara Etimologi Asbabun Nuzul adalah sebab yang melatarbelakangi terjadinya sesuatu. Dan ketika istilah itu di gunakan dalam Ilmu Al-Qur'an, Asbabun Nuzul adalah sebab yang melatar belakangi turunnya Al-Qur'an. Para ulama' berbeda pendapat dalam merumuskan Asbabun Nuzul secara terminologi. Menurut Azzarkoni Asbabun Nuzul adalah hal khusus atau sesuatu yang terjadi serta hubungan dengan turunnya ayat Al-Qur'an yang berfungsi sebagai penjelas hukum pada saat peristiwa itu terjadinya. Menurut Kitab Al-Mana' al-Qotton, Asbabun Nuzul adalah peristiwa yang menyebabakan turunnya Al-Qur'an berkenaan dengannya waktu peristiwa itu terjadi baik berupa suatu kejadian atau berupa pertanyaan yang diajukan kepada Nabi. Kendatipun redaksi pendefinisian di atas sedikit berbeda, semuanya menyimpulkan bahwa yang disebut Asbabun Nuzul adalah kejadian atau perist…